Saturday, July 30, 2011

Rush Week. End of July 2011

“Life is a gift, and it offers us the privilege, opportunity, and responsibility to give something back by becoming more” Anthony Robbins quotes

Puji syukur kehadirat Allah SWT. atas karunia hidayah dan nikmat yang terus tercucur kepada kita. Saya sadari bahwa menulis itu adalah salah satu karunia yang juga patut kita manfaatkan sebaik baiknya, selain melatih berpikir cepat, juga melatih otak kanan kita agar terus bekerja. Rasanya sudah lama saya tidak menulis, menuangkan ide, khayalan serta ocehan, semua seolah terserap percuma bermuara di social network. Ya! namun tulisan ini tidak ada hubungannya dengan itu.

Seperti cuplikan diatas, terkadang kita tidak percaya, apa yang diatur oleh Maha Manager merupakan seribu misteri yang susah dicapai oleh akal robot super sekalipun. Sebenarnya saya sudah menyadarinya sejak lama. Kali ini saya ingin berbagi, kadang sekali lagi kita tidak menyadari, manusia dengan ketidak puasannya, ingin berbuat ini berbuat itu, belum ditambah dengan permasalahan individu, kantor, dan orang lain yang mana masih menyangkut dengan kehidupan kita. Mempunyai beberapa perusahaan, mempunyai berbagai macam kegiatan, kesempatan dan keuntungan, semuanya berjalan bersamaan bahkan overlap. Padahal sejak awal kita tidak merencanakan itu, seyogyanya berjalan sesuai dengan schedule dan indah. Ya itulah! scala prioritas harus tetap berjalan, terkadang kesempatan kesempatan itu indah dimana kita, tapi menurut Beliau, itu akan jadi ujian.

Tulisan ini saya tujukan untuk istri saya tercinta, ibu dari anak-anakku, terima kasih atas kesabarannya, kasih sayang, menjaga anak-anak dengan indah. i luv u!

Tuesday, July 26, 2011

{Seorang datang kepada Nabi Saw dan bertanya, ” Ya Rasulullah, apa hak anakku ini?” Nabi Saw menjawab, “Memberinya nama yang baik, mendidik adab yang baik, dan memberinya kedudukan yang baik (dalam hatimu).} (HR. Aththusi)

selamat milad yang keempat anakku Hafidzan Yaafi Az Zaahir. 11 juli 2007

"Cintailah anak-anak dan kasih sayangi lah mereka. Bila menjanjikan sesuatu kepada mereka tepatilah. Sesungguhnya yang mereka ketahui hanya kamulah yang memberi mereka rezeki." (HR. Ath-Thahawi)

selamat milad yang pertama anakku Muhammad Hisyaam Ar Rayyan. 17 juni 2010

Thursday, December 03, 2009

Mural : Anti Violence

a few weeks ago, a private radio station in surabaya, colors radio station, in cooperation with the POLRI and non-governmental organizations held a competition themed mural of violence around us. I and my colleagues, kumara Sadana, a lecturer in product design from the university of surabaya, trying to send some mural design to the radio. a day later we received a radio call from the committee is that we design into the ten finalists. finally we have to compete with some new friends who have experienced our work on the mural in surabaya, although eventually we have to feel defeat, but the experience is more important than anything.

Our work is the design of the kumara, my friend. while, my design criteria are not included because it is less "telling".
I made the design of a merger between EARNT JANSZ and I added the texts of messages urge people to not commit violence.

im sorry my english is bad:p

Non-Photorealistic Rendering for 3D animation scene using Cel-Shading Algorithm

after several years of study in major gaming technology, electrical engineering, ITS, I finally had to take a thesis to complete a master's degree. at the end of this semester, we are required to more concentration to do research on topics that have been determined. scholarships in addition to the cost of living is already gone, so inevitably we have to finish this study on time.
The following is the abstract of the research that I will do a few months ahead, I hope there are no obstacles and the god to give smooth:)

Non-Photorealistic Rendering for 3D animation scene using Cel-Shading Algorithm

This study aims to explore the Non-Photorealistic rendering using Cel-Shading algorithm on three-dimensional animated scene.
So far the photorealitic rendering 3D animation has more than a few tone colors to produce the surface of an object to appear live or realistic. But on Non-photorealistic rendering using cel-shading, the color of the surface of 3D objects have only two to three lines of color and outline as a confirmation, as well as a reflection of the shadow color, which produced a cartoon-style rendering.
In this study expected to know the process of non-photorealistic rendering of 3D animated scene of efficient use Cel-Shading algorithm to assist the process of rendering the various objects, especially the character animation and background on the game environment.

Keywords: NPR (Non-Photorealistic Rendering), Cell-Shading

Sunday, April 05, 2009

Aesthetics of "legislative candidates Baliho"

Today is the last day of an open campaign participants party legislative elections on April 9 next. All parties and their candidates all-out attempt to convince people to be accepted and dicontreng dihati. The promises, tagline and campaign jargon clash between one party with another party, sometimes casually itself, tripped, hurting each other. That is the face of democracy in Indonesia who are learning to write and read like a kindergarten and elementary school children are only able to recognize letters. On one side, this year is the moment of the Indonesian people to re-determine the direction and objectives will be taken where this beloved homeland to the fore after the last 5 years Indonesia has been successful nation to elect their president based on the (really) voice of the people, not from the Assembly or the House of Representatives who choose .
Hopefully this year we will be more mature, selected on the basis of logic and our search for parties which we contreng best, minimal criteria away from negative elements and realistic vision and mission should be worthy of our best choose!
At this writing, I'm not going to widen the above problems, since it's not my competence in politics, but the parties who have been close relations with the world of art and design when they were dealing with the public to socialize. As for the variety of ways to socialize and show the level of creativity of a party. Can not be denied, according to small-scale survey, the party that has a participant or a member of a dynamic, young and educated have a breakthrough innovation or creative than the other party. As an example of billboard designs on the road that often we meet at the intersection or dipertigaan. Very basic things when designing the layout is concerned, the composition up to the idea. Unusual composition but have a brilliant idea, will cover some design errors. But the very idea of coincidence congregation that we can enjoy every billboard design an all-party parliamentary candidates, the similarity of composition, ideas and layout will show no conscious propaganda function. Let us see for yourself one pretty creative billboard design of a legislative diibukota Jakarta which illustrates his body like a superhero, there are also a few cover designs copied best-seller novel Laskar Pelangi, but there is also a very very unusual and worthy of questionable aesthetic elements, they we can see disejumlah mailing list or forum site again current trends. Yes! at least they have tried the best to the death to the public amid a second idol, no matter their promises proved or not. My advice to political parties who want to move forward again next 5 years, please contact us-we are to all of our publications you can pack it interesting:)

this paper up here first, the decision to dinner: D


Assalamualaikum! Hello World!
has long seemed absent amid the din of cyberspace, the new habits first opened the laptop directly to facebook, check email and IM!
ok, it was later discussed aja ... this time I wanted to share some links with ciamik art magazines and design which can be downloaded for free alias free!
thank you for Mas Faisal who was willing to share this link, too, may be useful and inspiring us to be civilized to each other, share, and make us more creative!

List Magazine Design and Art online that can be downloaded on the Internet Free!!

Sunday, April 20, 2008

Game Tech dan Paralles Desktop

Gak kerasa sudah kurang lebih 3 bulan menjalani kuliah matrikulasi di teknik elektro konsentrasi bidang game technology, mau gak mau penyetaraan dibidang ini harus dilalui. Pengenalan multimedia, pengolahan citra digital, jaringan komputer, hingga pemrograman komputer. No excuse! Bagai bumi dan langit, teman-teman dari basic seni dan desain akhirnya terpaksa mengupgrade otak kirinya dengan tambahan logika-logika teknik yang dulu sempat alergi. Saya-pun tidak memungkiri adanya keterlambatan mempelajari dengan cepat, karena mengadaptasi hal baru berhubungan dengan teknik tersebut tidak mudah. Learning by doing, trial and error harus sering dilakukan, dan banyak bergaul multi-displin adalah (konon) kunci berhasilnya. Komposisi disiplin ilmu hampir seimbang, kurang lebih 60% dari teknik dan lain-lain, 40% dari seni serta desain. Untuk meningkatkan belajar yang cepat diwajibkan bergaul, membaur menimba ilmu sana-sini, tanya si A tanya si B, modalnya adalah rai gedheg (wajah sekat bambu = tidak punya malu. red). Tapi apa daya karena teman-teman juga sebagian masih ada yang sibuk dan pembebanan mengajar atau kerja, saya seniri juga tidak lepas dari bekerja tiap hari, semangat belajar dan berkembang juga terkadang naik turun, karena memikir lebih capek daripada bekerja fisik (pendapat pribadi. red).
Saya tidak akan membahas panjang kali lebar hal diatas, namun ada beberapa kaitannya terhadap kelangsungan proses belajar. Operating System (OS. red) yang dipakai beberapa dosen dan teman-teman adalah Jendela dan Linux-Ubuntu, tentu saja dengan hal tersebut semua pemrograman bisa dijalankan dengan mudah. Seperti Visual basic dan basig4GL, 2 hal itu adalah bumbu salah satu mata kuliah yang harus saya kejar dan tidak mungkin saya meninggalkannya begitu saja hanya karena OS. Karena sudah terlanjur jatuh cinta pada si putih kekasih saya, dan meskipun ada beberapa cara untuk menyiasatinya dengan menggunakan netbeans atau xcode atau apalah, namun ternyata lebih berat mempelajarinya dan butuh waktu extra. Saya memang agak mudah menyerah, tapi pasti ada hal lain yang bisa aman dan nyaman, sambil menyelam minum air. Ya! terima kasih buat mas Faisal teman baru saya dari ISI Yogya yang sama-sama mengenyam game tech bersama saya. Beliau akhirnya mau berbagi software ajaib bernama Parallels Desktop-nya untuk menyiasati kegundahan saya. Pulang kuliah dengan rasa cemas saya install satu persatu hingga perintah memasukkan cd bajakan Jendela, dan tidak lebih dari setengah jam instalasi berhasil! Cant Wait! saya aktifkan sopwer ajaib tadi tanpa cd jendela lagi, dan setelah proses berjalan dengan baik...rasa cemas berubah menjadi takjub luar biasa, seperti yang dikatakan di forum-forum, jendela yang biasa jalan di PC berjalan dengan baik seperti program biasa di mac! tanpa harus ganti OS atau masang 2 OS sekaligus. Singkat kata OS berjalan diatas OS lain tanpa mengganggu main OS sedikitpun! kata kasarnya OS jendela menjadi budak di mac.
Selanjutnya saya coba sopwer basic4GL dan me-load aplikasi programing yang sudah ada...dan berjalan lancar!, game-game dari Game House extension EXE juga berjalan bagus tanpa masalah. Sambil nyambi ceting dan brosing di OS mac juga lancar jaya meskipun kadang sedikit lelet, karena mau gak mau memory 1 giga harus dipecah menjadi 512an untuk si budak hehehe...ntar deh kalau ada rejeki setelah nglunasi si kekasih, langsung upgrade memory...amin Ya Allah...
so dont worries be happy...(salah gak sih tulisannya?)

Monday, March 17, 2008

Menuai Aksi Kebut Proyek Suramadu

Cukup banyak hal yang harus dicermati terkait proyek pembangunan Jembatan Suramadu. Upaya menghubungkan dua daratan antara Pulau Jawa dan Madura oleh pemerintah tersebut tidak tanggung-tanggung. Dalam waktu dekat, mereka di-deadline untuk segera ’mengumpulkan’ tugas yang lama terbengkalai. Suramadu merupakan akses bebas hambatan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Surabaya dan sekitarnya, serta masyarakat Madura sendiri.
Dalam tulisan ini, saya tidak akan membahas jembatan penghubung dua pulau tersebut terlalu panjang lebar. Karena semuanya sudah bisa dipantau dengan berkunjung ke official web Suramadu yang cukup menghibur di kala haus informasi.
Namun tulisan saya ini masih ada hubungannya dengan mega proyek Jembatan Suramadu. Jika ingin berkunjung menikmati kedahsyatan proyek Suramadu ini caranya gampang sekali. Cari saja Jl Kedung Cowek, pasti seluruh orang Surabaya tahu. Jalan tersebut salah satu jalan utama yang ramai dilalui kendaraan, selain jalan daerah pantai Kenjeran yang agak sempit untuk dilalui.
Kedung Cowek juga satu-satunya akses yang nantinya langsung tersambung dengan jembatan Suramadu, yang memiliki jalan kembar dua arah. Karena hajat proyek Suramadu harus dikebut sesuai rencana, tentunya fasilitas pendukung juga harus dibenahi secara cepat dan tepat.
Mulai perombakan jalan, ganti rugi pemukiman dan penggusurannya, pembangunan ring jembatan di sungai Kedung Cowek, dan lain-lainnya. Akhirnya malah terlihat seperti mahasiswa kejar tayang untuk mengumpulkan karya Tugas Akhir-nya (TA). Pemerintah pun tidak tanggung-tanggung mengerahkan segenap tenaga untuk memfasilitasi keperluan proyek tersebut. Awalnya, satu per satu pekerjaan dikerjakan dan beres. Satu per satu gusur sini gusur sana, pasang sini pasang sana.
Tidak lama kemudian hancurlah jalan akses utama Kedung Cowek, karena alat berat dan truk-truk yang sudah biasa lewat jalan tersebut. Penurunan struktur jalan dan lubang-lubang sudah tidak asing lagi dijumpai. Bahkan sekarang warga dipaksa untuk lewat jalan yang belum jadi alias belum diaspal-jalan kembar Kedung Cowek yang di seberang sungai.
Alat-alat berat bekerja tidak kenal waktu, tidak peduli masyarakat hilir mudik di jalanan dan macet antrean panjang, debu di mana-mana, jalan lubang-lubang merupakan pemandangan biasa di daerah ini. Tidak kalah menariknya dengan sungai Kedung Cowek yang sengaja diuruk oleh pemerintah untuk membangun salah satu fasilitas jalan. Entah mungkin akan dibangun sebuah jembatan untuk menghubungkan jalan kembar tersebut atau bagaimana, yang jelas sungai sudah tidak menjadi ekosistem sebagaimana mestinya.
Tidak sedikit masyarakat yang mengeluh mengumpat, meski masih ada juga yang tetap optimistis senang karena berpikir daerah mereka akan menjadi bagus. Bagi saya, apa yang dilakukan pemerintah ini memang merupakan langkah yang baik dalam pembangunan. Namun perhitungan dan pembelajaran untuk me-manage proyek patut dipertanyakan.
Konon kerjasama dengan beberapa instansi swasta maupun perguruan tinggi terkenal merupakan kolaborasi yang handal. Sekali lagi patut dipertanyakan, apakah hanya gara-gara mengejar deadline atau memang tidak berpengalaman menangani proyek besar?
Kita coba keluar dari lingkaran Suramadu dan melihat dari jauh apa yang mereka lakukan untuk mengejar target itu. Apakah layak dari sisi AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), pemerintah bisa menyetujui proyek Suramadu itu? Apa tidak sebaiknya area blok A dikerjakan lebih dulu, kemudian baru area blok B dan selanjutnya area blok C dan seterusnya.
Bukannya area blok A, B dan C dikerjakan sekaligus bersamaan. Sebab, sepanjang jalan Kedung Cowek penduduknya tidak sedikit, pemakai jalan juga bukan hanya pemilik industri sekitar sana, atau hanya santri-santri pesantren. Setiap hari jalan ini selalu padat, baik oleh mobil pribadi, angkot, truk, trailer, becak, dan sepeda motor yang jumlahnya ratusan tumplek blek jadi satu.
Tidak ada etika yang mengatur di jalan ini. Coba saja amati perilaku masyarakat sana, memakai jalan seenaknya, ada yang memakan jalan sendirian, ada yang tiba-tiba belok, ada yang bergerombol bersepeda, ada yang kebut-kebutan...pokoknya ruwet. Setiap pulang ke rumah, saya sangat bersyukur bisa selamat tiba di tengah-tengah keluarga kembali karena telah melalui keruwetan jalan Kedung Cowek. Tapi untuk yang ingin bertamasya menuju Suramadu atau pantai Kenjeran, tidak perlu takut dan ragu-ragu. Ada tips-tips spesial untuk melewati jalan Kedung Cowek tersebut dan bisa anda anggap perjalanan wisata menuju Suramadu atau touring bersama keluarga.
Pertama-tama, jangan lupa berdoa agar senantiasa diberikan keselamatan. Kedua, siapkan barang atau perlengakapan anda agar tidak ketinggalan atau kurang, tentunya siapkan mental anggota keluarga anda agar tabah menjalani perjalanan nanti. Ketiga, siapkan dan cek ulang kendaraan anda mulai dari rem hingga bahan bakar. Direkomendasikan untuk menggunakan kendaraan jeep atau jenis off road yang tahan goncangan dan jalan berlubang. Bagi pengendara motor, disarankan pelan-pelan dan sabar (karena sabar sebagian dari iman). Keempat, jangan makan terlalu banyak dan sediakan minyak angin/balsem agar tidak mabuk di perjalanan akibat goncangan jalan. Kelima, siapkan musik atau video yang menghibur agar tidak bosan karena kemacetan pasti terjadi.
Keenam, waspadalah terhadap lubang, jalan sempit, kendaraan yang menyalip, sepeda, dan alat-alat berat proyek yang bisa saja berhadapan dengan kendaraan anda secara tiba-tiba. Terakhir, ucapkan syukur atau Alhamdulillah jika sampai di tempat tujuan. (**)

Monday, February 18, 2008

Sablonan Kaos buat Yafi

Udah lama janji ma si kecil untuk dibikinin kaos dengan sablonan desain sendiri, tapi masih nunggu waktu rejeki untuk mewujudkannya hehehe..alesan!
Akirnya, dengan gak ada ide cemerlang berkaryalah tangan dan otak ini..pokoknya disainnya tampak keren kalo diaplikasikan buat baju bayi hehehe...ditambah tulisan nama punggung dibelakang kaos. After dhuhur meluncur ke Butawarna tempat workshop my friend saya, bapak Waluyohadi, dengan modal 20ribu rupiah tercetaklah disain ini dengan sukses...thanks ya bapak!
Sorenya abis mandi sore, si Yafi perdana pake tuh kaos...hehehe...pamer ke tetangga sambil beli telor diajak ma neneknya, ya maklumlah meskipun disainnya biasa aja tapi kan seukuran bayi lucu juga kalo bikinan sendiri...kale aja ada yang mau modalin bikin distro bayi...ayo sapa daftar jadi investor!